Manusia dan Tanggung Jawab

Jumat, 29 April 2011
MANUSIA DAN TANGGUNG JAWAB

Menganalisa Karakter Tokoh Ibu muslimah dalm Film “Laskar Pelangi”

Sebelum kita membahas tentang manusia dan tanggung jawab, kita seharusnya tahu definisi dari tanggung jawab terlebih dahulu.

Tanggung jawab merupakan sebuah konsekuensi dari hasil perbuatan yang kita lakukan dan tanggung jawab itu bersifat wajib pada apa yang telah kita lakukan secara sadar dengan sengaja atau pun tidak di sengaja secara lisan maupun tulisan. Jika kita tidak mempunyai tanggung jawab akan semua perbuatan kita, maka kita akan dinilai sebagai orang yang tidak bertanggung jawab, karena tanggung jawab akan sebuah perbuatan itu tidak hanya tanggung jawab untuk diri sendiri.

Ada beberapa tingkatan dalam tanggung jawab :
- Tanggung jawab kepada TUHAN
- Tanggung jawab kepada BANGSA / NEGARA
- Tanggung jawab kepada KELUARGA
- Tanggung jawab kepada MASYARAKAT/ORANG LAIN
- dan Tanggung jawab kepada DIRI SENDIRI

Dalam tulisan ini saya akan membahas sebuah tanggung jawab dari seorang guru dalam cerita “LASKAR PELANGI” yaitu IBU GURU MUSLIMAH.

IBU GURU MUSLIMAH atau yang sering di panggil IBU MUS (dalam cerita) ini mempunyai sifat tanggung jawab yang besar dalam menjalani profesinya, seorang yang penyabar dan mempunyai tekat yang keras untuk memajukan sebuah sekolah kecil. IBU MUS ini di dalam kenyataannya (bukan di dalam cerita) memang seorang yang mempunyai keteguhan hati dan penyabar dalam mengajar. Tanggung jawabnya sebagai profesi yang sulit (menurut saya) yaitu guru, harus kita contoh karena dia tidak pernah menyerah untuk memberikan ilmu yang telah dia dapat kepada anak-anak miskin yang tidak pernah merasakan bersekolah. Sebagai seorang guru SD IBU MUS ini tidak pernah melupakan tanggung jawabnya, seperti : mengajar, menafkahi keluarganya, beribadah dan ikhlas memajukan pendidikan di sebuah sekolah yang jauh dari keramaian. Walaupun hanya di beri gaji/imbalan 15kg beras/per bulan dari hasil mengajar dan dia harus membanting tulang menjahit hingga larut malam untuk menutupi semua kebutuhan yang dia dan keluarganya butuhkan. Secara objektif : Cerita LASKAR PELANGI diatas memberikan banyak pelajaran tentang tanggung jawab KEPADA TUHAN, tanggung jawab kepada BANGSA/NEGARA, tanggung jawab kepada KELUARGA, tanggung jawab kepada MASYARAKAT/ORANG LAIN dan tanggung jawab kepada DIRI SENDIRI. Secara subjektif telah saya jelaskan diatas, walaupun tidak semua yang bisa saya jelaskan tetapi cukup untuk menjelaskan tentang kewajiban akan tanggung jawab sebuah profesi yang tidak pernah mengenal lelah, tidak pernah mengenal tanda jasa dan tidak pernah membedakan satu dengan yang lainnya.

0 komentar:

Posting Komentar